Pemodelan Hidrodinamika 2 Dimensi Arus Dibangkitkan Angin dan Pasut Untuk Informasi Pendukung Operasi Pendaratan Amfibi (Studi Kasus Pantai Sengiap Ranai Natuna)

Main Article Content

Riswan Abdul Karim
Widodo S. Pranowo
Andry Novianto

Abstract

Operasi Pendaratan amfibi merupakan kegiatan operasi militer ofensif maupun defensif dari laut menggunakan kapal pendarat untuk memproyeksikan kekuatan darat disuatu pesisir pantai dengan kemungkinan terdapat area musuh. Pendaratan pasukan amfibi ini diakui sebagai semua manuver militer yang paling kompleks karena mengerahkan seluruh kekuatan kapal pendarat maupun pendukung yang berasal dari semua sektor pertahanan militer. Informasi tentang daerah dengan waktu yang efektif untuk melakukan pendaratan sangat penting demi keberhasilan suatu operasi. Berkaitan dengan operasi ini, perlu dibuat sebuah penelitian untuk mengetahui karakteristik dengan menampilkan kondisi hidrodinamika daerah pendaratan tersebut. Salah satu caranya dengan pendekatan pemodelan numerik, analisa karakteristik arus laut untuk pendaratan dengan mengkonversi arah dan kecepatan angin menggunakan sofware pemodelan Mike21 selanjutnya di overlay ke dalam perangkat lunak Arcgis 10.4.1 dengan tampilan animasi diharapkan mampu menggambarkan area tersebut dengan melakukan pergerakan pendaratan kapal pasukan untuk manuver didaerah yang telah digunakan dengan menampilkan 7 parameter sebagai data output dari Flow Model Fm per 3 jam di 4 musim yang berbeda dalam satu tahun yang digunakan sebagai informasi penting untuk melakukan pendaratan.

Article Details

Section
Articles