Analisa Karakteristik Pasang Surut Berdasarkan Panjang Data Pengamatan di Perairan Makassar

Analysis of Tidal Characteristics Based on The Length of Observation Data in Makassar Coastal Waters

Authors

DOI:

https://doi.org/10.37875/chartdatum.v9i2.149

Keywords:

Pasang Surut, Makassar, Formzahl

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang berdasarkan data rujukan nasional memiliki luas 8,3 juta km2, terdiri dari 17.504 pulau, 1,9 juta km2 daratan, dan 6,4 juta km2 lautan. Salah satu informasi penting yang terkait dengan laut adalah data pasang surut air laut (Pasut). Badan Informasi Geospasial (BIG) sampai saat ini sudah membangun dan mengelola 216 stasiun pasang surut di seluruh Indonesia. Salah satu lokasi stasiun pasang surut adalah di Makassar di Dermaga Lantamal VI Makassar. Keberadaaan stasiun pasang surut air laut di Makassar sangat penting, terutama bagi kapal-kapal yang keluar dan masuk pelabuhan Makassar dan masyarakat sekitar, karena di wilayah tersebut termasuk area dengan kedalaman laut dangkal. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasang surut laut di Makassar yang diperoleh berdasarkan data tahun 2017-2021. Proses pengolahan data mengggunakan perangkat lunak T-tide yang menggunakan metode Least Square dalam perhitungannya. Hasil penelitian membuktikan bahwa rata-rata nilai HHWS, MSL, dan LLWS adalah 1.83, 1.19, 0.47 dalam satuan m (meter) yang ber-referensi ke palem pasut, sehingga ini adalah nilai muka laut yang lokal di Stasiun Makassar. Kemudian dari perhitungan bilangan Formzahl di stasiun pasang surut Makassar diperoleh nilai 1.07 – 3.06, dengan rata-rata bilangan formzahl 2.10, hal ini menjadi bukti bahwa tipe pasang surut Staisun Makassar adalah pasang surut campuran condong ke harian tunggal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M., Mihardja D.K., dan Hadi, S., 1994, Pasang Surut Laut, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Banna, F.S., 2013, Pengaruh Periodik Pergerakan Bumi, Bulan dan Matahari terhadap Konstanta Pasang Surut dan MSL (Studi Kasus Stasiun Pasang Surut Surabaya, Jawa Timur), Skripsi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Fadlan, A., & Rosanti, R. (2019). Variabilitas Tinggi Muka Laut di Indonesia Berdasarkan PengamatanSatelit Altimetri. http://sinasinderaja.lapan.go.id/files/sinasja2019/p rosiding/56_Variabilitas%20Tinggi%20Muka%20La ut%20di%20Indonesia%20Berdasarkan%20Penga matan%20Satelit%20Altimetri.pdf

Fathoni, 2011. Pemetaan pasang surut dan pola perambatannya di Perairan Indonesia.

Fitriana, Dina. 2022. Karakteristik pasang surut Surabaya diamati selama 5 tahun (2015 – 2020).

Kusuma, H. A., Lubis, M. Z., Oktaviani, N., & Setyono, D. E. D. (2021). Tides Measurement and Tidal Analysis at Jakarta Bay. JOURNAL OF APPLIED GEOSPATIAL INFORMATION, 5(2), 494. http://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAGI.

Ongkosongo, O. S. R. (1989). Penerapan Pengetahuan dan Data Pasang Surut. In Puslitbang

Pawlowicz, R., Beardsley, B., & Lentz, S. (2002). Classical Tidal Harmonic Analysis Including Error Estimates in Matlab Using T_Tide. J. Pergamon, 28: 929-937.

Poerbandono dan Djunarsjah, E, 2005. Survei Hidrografi II. Institut Teknologi Bandung.

Khasanah, U. Isna dan Heliani, S.L. (2014). Perhitungan Nilai Chart Datum Stasiun Pasang Surut Jepara Berdasarkan Periode Pergerakan Bulan, Bumi, Dan Matahari Menggunakan Data Pasut Tahun 1994 S.D 2013.

Wyrtki, K.1961. Naga report: scientific results of marine investigations of the.

South China Sea and the Gulf of Thailand, 1959-1961. 2.

Downloads

Published

2024-01-03

How to Cite

umam, choirul, Pranowo, W. S., Adrianto, D., Rahmatullah, A., & Aji, T. (2024). Analisa Karakteristik Pasang Surut Berdasarkan Panjang Data Pengamatan di Perairan Makassar : Analysis of Tidal Characteristics Based on The Length of Observation Data in Makassar Coastal Waters. Jurnal Chart Datum, 9(2), 135–144. https://doi.org/10.37875/chartdatum.v9i2.149